Minggu, 15 Desember 2013

Proses Konjugasi Paramecium sp.


1.      
Dua sel Paramecium sp. yang cocok untuk melakukan reproduksi saling berdekatan
2.       Kedua paramecium tersebut melekat satu sama lain
3.       Kedua Paramecium sp. tersebut melakukan konjugasi membentuk jebatan sitoplasma
4.       Pada setiap  sel Paramecium sp. terdapat masing-masing satu makronukleus dan satu mikronukleus.
5.       Makronukleus yang ada pada Paramecium sp. lenyap.
6.       Mikronukleus diploid (2n) melakukan pembelahan meiosis menghasilkan 4 mikronukleus
7.       Tiga makronukleus lenyap.
8.       Satu mikronukleus haploid (n) yang tersisa melakukan pembelahan secara mitosis menjadi dua mikronukleus.
9.       Mikronukleus pada setiap sel saling bertukar satu sama lain.
10.   Mikronukleus yang didapat dari sel lain akan menyatu dengan mikronukleus asal, maka dihasilkan mikronukleus yang diploid (2n) dengan sifat genetik campuran.
11.    Pasangan sel Paramecium kemudian berpisah
12.   Dua Mikronukleus diploid (2n) pada sel membelah secara mitosis tiga kali secara berturut-turut, menghasilkan delapan mikronukleus diploid (2n)
13.   Empat Mikronukleus yang  ada pada sel lenyap.
14.   Setiap Mikronukleus mengalami pembelahan, sehingga dihasilkan delapan Mikronukleus.
15.   Empat Mikronukleus diploid (2n) kemudian berkembang menjadi empat Makronukleus dengan cara replikasi DNA berulang-ulang.
16.   Empat Mikronukleus lainnya tetap sebagai Mikronukleus diploid (2n).
17.   Setiap sel membelah dua kali berturut-turut tanpa disertai pembelahan nucleus. Sehingga dihasilkan empat Paramecium sp. yang masing-masing memiliki satu Mikronukleus dan satu Makronukleus.


1
1 jajx

Tidak ada komentar:

Posting Komentar